TUC0GUAlGSY6Gpz8TUGoGUC8TY==
  • Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh

Bunda PAUD Badung Apresiasi Pelatihan Cegah Stunting untuk Guru Paud

Featured Image

Pelatihan Pencegahan Stunting di Lingkungan PAUD Kabupaten Badung

Bunda PAUD Kabupaten Badung, Rasniathi Adi Arnawa, hadir dalam acara pelatihan pencegahan stunting yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Badung. Acara ini berlangsung selama tiga hari, mulai dari Rabu hingga Jumat, 15–17 Oktober 2025, di Hotel Made. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan stunting sejak dini.

Pelatihan ini dibuka oleh Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Nonformal (PAUD dan PNF) Disdikpora Badung, Wayan Wirawan. Peserta pelatihan terdiri dari para pendidik dan tenaga kependidikan PAUD dari berbagai wilayah di Kabupaten Badung. Acara juga mengundang narasumber dari bidang kesehatan dan pendidikan untuk memberikan materi tentang pencegahan stunting melalui pendekatan edukatif di lingkungan satuan PAUD.

Dalam sambutannya, Bunda PAUD menyampaikan rasa bangga atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, pelatihan ini merupakan langkah nyata dalam membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya pencegahan stunting melalui peran pendidikan anak usia dini. Ia menekankan bahwa guru PAUD tidak hanya bertugas mengajar, tetapi juga menjadi teladan dan agen perubahan bagi keluarga dan masyarakat.

“Guru PAUD tidak hanya mengajar, tetapi juga menjadi teladan dan agen perubahan bagi keluarga dan masyarakat. Melalui pelatihan ini, saya berharap para guru dapat menularkan ilmu yang diperoleh dan menjadi penggerak dalam upaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Badung,” ujar Rasniathi.

Tujuan utama dari pelatihan ini adalah agar para pendidik dan tenaga kependidikan PAUD memiliki pemahaman yang lebih baik tentang stunting, penyebabnya, serta langkah-langkah pencegahannya. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antara satuan pendidikan, orang tua, dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang sehat, bergizi, dan mendukung tumbuh kembang optimal anak usia dini.

Wayan Wirawan, Kepala Bidang PAUD dan PNF Disdikpora Badung, menjelaskan bahwa pencegahan stunting perlu dimulai dari lingkungan pendidikan anak usia dini. Ia menilai bahwa peran guru PAUD sangat strategis dalam memberikan edukasi mengenai gizi, pola asuh, serta perilaku hidup bersih dan sehat kepada anak dan orang tua.

Ia juga mengapresiasi semangat peserta pelatihan yang aktif mengikuti kegiatan ini. Menurutnya, partisipasi aktif peserta mencerminkan komitmen terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan anak. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan dapat membentuk generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Manfaat Pelatihan Bagi Pendidik dan Masyarakat

Pelatihan ini memberikan banyak manfaat bagi para pendidik dan tenaga kependidikan PAUD. Mereka akan lebih memahami pentingnya pencegahan stunting dan cara-cara efektif untuk mencegahnya. Selain itu, peserta juga diajarkan bagaimana mengedukasi orang tua dan masyarakat tentang pola hidup yang sehat.

Beberapa poin utama yang dipelajari dalam pelatihan ini antara lain: - Pengertian dan dampak stunting pada perkembangan anak. - Penyebab stunting, termasuk faktor nutrisi dan lingkungan. - Cara mencegah stunting melalui pendekatan edukatif dan intervensi dini. - Peran guru PAUD dalam memberikan edukasi kepada anak dan orang tua.

Selain itu, pelatihan ini juga menjadi ajang untuk membangun jaringan antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan masyarakat. Kolaborasi ini sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan stunting. Guru PAUD diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu menyebarkan informasi dan pengetahuan kepada keluarga dan masyarakat sekitar. Dengan demikian, upaya penurunan angka stunting di Kabupaten Badung dapat tercapai secara berkelanjutan.

Bunda PAUD Badung Apresiasi Pelatihan Cegah Stunting untuk Guru Paud

0

0 Komentar untuk "Bunda PAUD Badung Apresiasi Pelatihan Cegah Stunting untuk Guru Paud"