
Kunjungan Kerja Wamendikdasmen ke Kota Bogor
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, melakukan kunjungan kerja ke sejumlah satuan pendidikan di Kota Bogor, Jawa Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk meninjau langsung pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) serta memastikan penguatan karakter, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, dan pemenuhan infrastruktur sekolah berjalan dengan baik.
Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Direktur PAUD Kemendikdasmen, Nia Nurhasanah. Ia meninjau penggunaan perangkat Papan Interaktif Digital atau Interactive Flat Panel (IFP) di dua taman kanak-kanak, yaitu TK Aisyiyah Busthanul Athfal (ABA) V dan TK Negeri Motekar. IFP digunakan sebagai salah satu upaya dalam memperkuat digitalisasi pendidikan dasar dan menengah.
Wamen Fajar menjelaskan bahwa penyediaan IFP merupakan bagian dari kebijakan nasional yang sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya adalah agar seluruh anak Indonesia memiliki kesempatan belajar yang setara dan menyenangkan, terlepas dari lokasinya.
“Teknologi ini harus digunakan secara optimal. Konten dari Aplikasi Rumah Pendidikan membantu guru menyajikan materi yang menarik dan sesuai tema pembelajaran, sehingga anak-anak PAUD kita tumbuh menjadi generasi yang melek digital dan berkarakter sejak dini,” ujar Wamen Fajar.
Para guru menyambut positif kehadiran IFP dalam proses belajar mengajar. Mereka menyatakan bahwa kegiatan belajar menjadi lebih menarik, aktif, dan partisipatif. Salah satu guru TK ABA V Bogor mengungkapkan, “Anak-anak lebih semangat belajar sejak ada IFP. Mereka jadi lebih fokus dan antusias mengikuti kegiatan.”
Direktur PAUD Kemendikdasmen, Nia Nurhasanah, menyampaikan bahwa hingga saat ini sebanyak 31.009 perangkat IFP telah didistribusikan dari total 64.191 satuan PAUD penerima di 36 provinsi di seluruh Indonesia. Program ini diharapkan dapat mempercepat transformasi pembelajaran digital dan memastikan seluruh anak Indonesia mendapat pengalaman belajar yang setara dan menyenangkan.
Kunjungan kerja dilanjutkan ke TK Negeri Motekar, dengan fokus pada peninjauan revitalisasi sarana dan prasarana sekolah serta penerapan IFP dalam kegiatan belajar mengajar. Wamen Fajar melihat langsung progres pembangunan toilet dan infrastruktur pendukung lainnya yang telah mencapai 72 persen.
Ia juga berinteraksi dengan guru dan tim pelaksana proyek untuk memastikan kualitas pekerjaan dan percepatan penyelesaian revitalisasi agar manfaatnya segera dirasakan oleh warga sekolah. “Kita ingin memastikan bahwa revitalisasi satuan pendidikan benar-benar meningkatkan kenyamanan dan kualitas layanan pendidikan bagi anak-anak dan guru. Infrastruktur yang baik adalah fondasi penting bagi pendidikan yang bermutu,” tegasnya.
Selain itu, Wamen Fajar juga mengunjungi SD Muhammadiyah 1 Bogor untuk melihat kegiatan belajar mengajar sambil meninjau sarana dan prasarana di sekolah tersebut. Ia berinteraksi dengan siswa dan guru, termasuk anak-anak dari panti asuhan yang menempuh pendidikan di sekolah tersebut.
Dalam dialognya, ia menekankan pentingnya pola hidup sehat dan keberanian untuk mencoba sebagai bagian dari pembentukan karakter dan kecerdasan anak. Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua melalui akselerasi digitalisasi pembelajaran, pemenuhan revitalisasi satuan pendidikan, dan penguatan karakter.
0 Komentar untuk "Dorong PAUD Melek Digital, Langkah Fajar Riza di Kota Bogor"