TUC0GUAlGSY6Gpz8TUGoGUC8TY==
  • Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh

Penerapan Nilai KAIH di SMKS Al-Jabar Batam Dapat Apresiasi Wamendikdasmen

Featured Image

Kegiatan Sosial di SMKS Al-Jabar Membentuk Karakter Anak Indonesia Hebat

SMKS Al-Jabar di Kota Batam menunjukkan komitmen kuat dalam menerapkan nilai-nilai yang sejalan dengan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH). Nilai-nilai tersebut meliputi berakhlak mulia, bergotong royong, serta cinta lingkungan sosial. Dengan pendekatan ini, sekolah tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter siswa.

Salah satu bentuk kegiatan sosial yang dilakukan adalah zakat dan infak bersama. Melalui program ini, siswa diajarkan untuk memiliki rasa peduli, tanggung jawab, dan mandiri. Mereka belajar bahwa pendidikan bukan hanya tentang nilai, tetapi juga tentang membangun empati dan memberikan manfaat bagi sesama.

Pendekatan ini menjadi bagian dari ekosistem pendidikan yang ingin dibangun oleh Kemendikdasmen. Sekolah dianggap sebagai pusat pembentukan karakter dan budaya gotong royong yang hidup di masyarakat.

“Sekolah ini kuat karena gotong royong,” ujar Kepala SMKS Al-Jabar, Deden Sirojudin. Ia menjelaskan bahwa semangat kebersamaan menjadi dasar keberlangsungan sekolah yang ia pimpin.

Sekolah yang telah berdiri sejak tahun 1993 ini memiliki sekitar 200 siswa dengan empat program keahlian, yaitu teknik mesin, otomotif, elektronika, serta komputer dan informatika. Meskipun banyak orang tua murid berasal dari kalangan menengah ke bawah, semangat sosial dan kemandirian justru tumbuh kuat di lingkungan sekolah.

“Rata-rata orang tua murid kami dari kalangan menengah ke bawah. Banyak yang menunggak SPP hingga sembilan bulan,” kata Deden. Sejak tahun 2018, sekolah bekerja sama dengan Baznas Kota Batam untuk membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di sekolah. Dana zakat dan infak digunakan untuk membantu teman-teman yang kesulitan membayar SPP. Semua transparan dan tersalurkan tepat sasaran.

Selain program zakat fitrah, sekolah juga menjalankan kegiatan “Jumat Berkah” sejak tahun 2016. Dalam kegiatan ini, guru, murid, dan orang tua menyisihkan Rp10 ribu per bulan untuk menyediakan makanan bagi jamaah salat Jumat di sekitar sekolah.

“Kami ingin anak-anak belajar berbagi. Dari yang sedikit, lahir kebahagiaan besar. Orang tua pun mendukung dengan ikhlas,” ujar Deden.

Kegiatan sosial ini mendapat apresiasi dari Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, saat meninjau pelaksanaan program revitalisasi satuan pendidikan di SMKS Al-Jabar. Ia mengapresiasi semangat sekolah dalam mempraktikkan pendidikan karakter melalui kepedulian sesama.

“Di sekolah ini, saya melihat bagaimana satuan pendidikan mampu menjadi pusat nilai kemanusiaan melalui kegiatan sosial dan gotong royong. Program zakat dan infak yang dijalankan sekolah untuk membantu siswa kurang mampu adalah contoh nyata pendidikan yang menyentuh hati dan akar sosial masyarakat,” ujar Fajar.

Selain meninjau kegiatan sosial, Wamen Fajar juga memantau progres revitalisasi fasilitas SMKS Al-Jabar. Sekolah ini mendapat bantuan dari pemerintah pusat untuk perbaikan infrastruktur pendidikan.

Deden menjelaskan bahwa sekolahnya tengah melakukan rehabilitasi delapan ruang, terdiri atas kantor, ruang guru, perpustakaan, dan lima ruang kelas. “Bangunan utama kami berdiri sejak tahun 2000. Banyak atap yang bocor, ruang guru tergenang saat hujan. Bantuan revitalisasi ini sangat berarti bagi kami,” katanya. “Sekarang kami bisa belajar dan mengajar dengan lebih nyaman.”

Pelaksanaan rehabilitasi dijadwalkan selesai pertengahan Desember 2025, sesuai arahan Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Kemendikdasmen. Pekerjaan melibatkan masyarakat sekitar dan berlangsung dengan semangat partisipatif.

Dalam kesempatan yang sama, Sesditjen Diksi PKPLK, Hasbi, menyampaikan pentingnya kolaborasi antara sekolah, guru, dan masyarakat untuk memperkuat mutu pendidikan vokasi yang berkarakter.

Penerapan Nilai KAIH di SMKS Al-Jabar Batam Dapat Apresiasi Wamendikdasmen

0

0 Komentar untuk "Penerapan Nilai KAIH di SMKS Al-Jabar Batam Dapat Apresiasi Wamendikdasmen"