
Perayaan Wisuda Sarjana, Magister dan Dokter di Universitas Methodist Indonesia
Universitas Methodist Indonesia (UMI) menggelar acara wisuda untuk lulusan Sarjana, Ahli Madya, Magister serta Profesi Dokter pada periode I tahun 2026. Acara yang berlangsung di Hotel Danau Toba, Medan, pada hari Kamis (7/5/2026), dihadiri oleh ratusan wisudawan dan wisudawati. Sebanyak 438 mahasiswa resmi diwisuda dalam prosesi yang penuh kekhidmatan dan sukacita.
Pada acara tersebut, hadir sejumlah tokoh penting seperti Ketua Yayasan Perguruan Methodist Indonesia (YPGMI) Binran Sipayung, Pimpinan Gereja Methodist Indonesia Wilayah I Bishop Antoni Manurung, serta Kepala Lembaga Layanan Dikti Wilayah I Saiful Anwar Matondang. Mereka memberikan dukungan dan semangat kepada para lulusan yang telah menyelesaikan pendidikan mereka.
Ketua Panitia Wisuda, Ernita Panjaitan, menyampaikan bahwa dari total 438 lulusan, sebanyak 44 orang berhasil meraih predikat cumlaude. Predikat ini menjadi bukti kerja keras dan dedikasi para mahasiswa dalam menyelesaikan studi mereka.
Rektor UMI, Humuntal Rumapea, menyampaikan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan akademik, tetapi awal dari pengabdian di tengah masyarakat. Ia berharap para lulusan dapat memperoleh pekerjaan yang layak dan bahkan mampu menciptakan lapangan kerja baru.
Menurut Humuntal, lulusan UMI memiliki karakter khas yang terdiri dari kecerdasan, religiusitas, dan moral yang kuat. Nilai-nilai ini diharapkan menjadi bekal untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Selain itu, ia menekankan bahwa alumni UMI harus menjadi pribadi yang tangguh dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi persaingan dunia kerja.
Dalam kesempatan ini, Humuntal juga menyampaikan apresiasi atas capaian Program Studi Manajemen yang berhasil meraih Akreditasi Unggul. Sebelumnya, UMI secara institusi juga telah mendapatkan Akreditasi Unggul. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas pendidikan UMI telah melebihi standar nasional.
Selain itu, Rektor UMI juga mengucapkan terima kasih kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada UMI. Ia berharap anak-anak mereka dapat meraih kesuksesan di masa depan.
Tantangan Dunia Kerja dan Peran Generasi Muda
Kepala LLDIKTI Wilayah I, Saiful Anwar Matondang, menyampaikan bahwa bangsa Indonesia membutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, etika, dan moral yang kuat. Ia menegaskan bahwa hari ini adalah momen penting bagi para lulusan yang telah menjadi dokter, sarjana, maupun magister.
Saiful juga menyoroti tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif, termasuk bagi lulusan profesi dokter. Ia mendorong para lulusan agar tidak takut mengabdi di daerah atau desa untuk membangun pengalaman dan kapasitas diri. Pengalaman ini sangat penting agar mampu menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat.
Selain itu, ia mengingatkan para wisudawan untuk bijak dalam menghadapi perkembangan media sosial yang sering dipenuhi hoaks dan sensasi. Ia menyarankan agar para lulusan lebih selektif dalam menggunakan media sosial dan menjaga reputasi diri.
Penghargaan untuk Dosen Berprestasi
Selama acara wisuda, pihak kampus juga memberikan cinderamata kepada enam dosen UMI yang berhasil meraih gelar doktor. Keenam dosen tersebut antara lain Ivone RVO Situmeang, Vivi Novalia Sitinjak, Ebsan Sianipar, Jones Simatupang, Dimita Purba, serta Duma Megaria. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam meningkatkan kualitas pendidikan di UMI.
0 Komentar untuk "UMI Wisuda 438 Lulusan, Ciptakan SDM Cerdas, Religius, dan Berakhlak"